Renungan Santri : Hati Yang Sehat ( قَلْب سَالِم)   Leave a comment

Sahabatku Yang Budiman,

Semoga Alloh curahkan hidayah tetap melekat dalam hati sanubari kita yang terdalam.

Sahabat, Hati yang sehat merupakan kunci kesuksesan dalam menggapai jannah, sebagaimana indera mata yang mendapatkan cahaya lentera yang menerangi jalan dikala menelusuri tapakan kaki kehidupan menggapai tujuan, Rosul Sholollohualaihi Wassalam  Bersabda:

أَلاَ وَإِنَّ  لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللهِ مَحَارِمُهُ أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ   مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ  أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ[رواه البخاري ومسلم]

“Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati “(Riwayat Bukhori dan Muslim)

Hati yang sehat ialah hati yang didalamnya terjaga dari syirik, ia terselamatkan dari penyakit syahwat dan syuhbat, ia terhindar dari sifat sifat tercela seperti ,Kedengkian, Sifat Iri, Kikir, Takabur, Cinta Dunia dan Tahta. Hati yang sehat juga terselamatkan dari keraguan dan kesamaran yang menghadangnya, serta mampu terhindar dari keinginan syahwat yang menyimpang dari apa yang Alloh Aza Wa Jal kehendaki, Dimana keterpesonaan terhadap keraguan dan keinginan syahwat adalah hakikatnya menjauhkan jati diri setiap hamba dari kebenaran dan kebaikan.

Sahabat, Hati yang sehat merasakan dunia bak syurga walau ia dirundung duka dan lara, dia menjadikan setiap perjalanan kehidupan adalah kebaikan dan menjadi sesuatu yang senantiasa memancarkan kebaikan dan kebahagiaan bagi pemiliknya, kemudian dikubur bak syurga, dan diahkirat bisa menjadikan harapan bagi pemiliknya untuk memasuki syurga hakiki yang disana tempat memetik segala kebaikan.Sungguh menakjubkan, sebagaimana sabdanya :

(عَجَبًا لأَمْرِ المؤمنِ إِنَّ أمْرَه كُلَّهُ لهُ خَيرٌ ليسَ ذلكَ لأَحَدٍ إلا للمُؤْمنِ إِنْ أصَابتهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فكانتْ خَيرًا لهُ وإنْ أصَابتهُ ضَرَّاءُ صَبرَ فكانتْ خَيرًا لهُ( رواه مسلم 

“Menakjubkan urusan orang mukmin,  Sesungguhnya setiap urusannya baginya ada kebaikan dan perkara ini tidak didapati  melainkan kepada seorang mukmin.  Ketika dia diberi dengan sesuatu yang menggembirakan lalu dia bersyukur maka kebaikan baginya.  Dan apabila dia ditimpa kesusahan lalu dia bersabar maka kebaikan pula baginya”(Rowahu Muslim)

Ketahuialah wahai saudaraku, bahwa keselamatan tak akan terwujud kecuali terjaga dari lima perkara sebagaimana ibnu qayim Rahimahumullah berkata yaitu” Menghindari syirik dari yang bertentangan dengan tauhid, Dari bid’ah yang berlawanan dengan Sunnah, Dari Syahwat yang menghambat setiap urusan, Dari Ghaflah(Kelalaian) yang menghilangkan Dzikir kepada Alloh, Dan dari Hawa yang akan menghalangi keihlasan”

Sahabat lima hal inilah yang menghalangi jalan dan menutupnya menuju kepada Alloh, Dari masing masing perkara diatas memiliki banyak pengaruh  yang tak terbilang dari semua aktivitas penghambaan kita didunia. 

Waullohua’lam bishowab,

Disusun Abu Amina Al Jawiy

 Ma’had Annashihah  Salafiyah Cepu

Maraji’ kitab-kitab pembersih jiwa :MadarijIs Shalihin Ibnu Qayim Aljauziyah,Al fawa’id Ibnu Qayim Aljauziyah,Thibbun Nabawi ,Madakhil asy-Syaithan li ighwa’ al-Insan Ibnu Qayyim al-Jauziyah ,Mukhtashar ad-Da’ Wa Ad-Dawa’ Ibnu Qayim


Posted 14 Maret 2012 by Admin Ma'had Annashihah Cepu in Renungan Santri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: