Renungan Santri   Leave a comment

Arsip untuk kategori ‘Renungan Santri’ Klik untuk Membaca Penuh

Renungan Santri : Ketika Cahaya Datang Untuk Menyadari Kekhilafan Diri, Itulah Saat Yang Mengharukan Bagi Setiap Insan

Posted by Admin Ma’had Annashihah Cepu pada Februari 12, 2013

Bismillah,

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (الحشر

“Hai orang -orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan (merenung),apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok(kampung ahkirat),dan bertakwalah kepada Alloh, Sesungguhnya Alloh maha mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Alhasyr 18)

Saudaraku yang dirahmati Alloh, Ketika perasaan memahami kekilafan diri telah datang, ketika cahaya kebeningan hati menghampiri dan hinggap didalam hati, Teringat akan lembaran masa lalu yang kelam, teringat akan catatan catatan masa yang telah lalu yang kelam tentang sahabat-sahabat dan orang orang dekat yang pernah kita sakiti, tentang perilaku diri yang begitu sering melakukan kesalahan dan kekilafan, tentang cela dan aib diri yang belum kita mohonkan ampun, tentang bakti kepada orang tua yang belum kita sempurnakan, Dan tentang seluruh perjalanan hidup ini yang hanya diselimuti dusta, kebencian, kedengkian, keserakahan, kejahilan, dan telah begitu banyak kita torehkan dan mengoreskan catatan tinta hitam dalam sejarah dan perjalanan hidup kita.

Sungguh Kalaulah kita mau jujur terhadap diri ini , Wahai Diri , sungguh kalaupun kita mau jujur dan menyadari dari dasar hati yang terdalam betapa sering kita mengkianati segala kenikmatan yang diberikan Nya dan betapa sedikit syukur ketaatan kita kepada Nya, Tampaknya kita harus bertanya kepada diri ini kenapa hati begitu keras membatu , hingga kebenaran tak jua kita tempati,  Kenapa kita tidak takut dari satu masa yang berlalu dan berlalu kian panjang dan membuat terkunci hati dari kebenaran, Alloh Ta’ala Mengingatkan kita Semua :

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ ٱللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ ٱلْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا۟ كَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ ٱلْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌۭ مِّنْهُمْ فَٰسِقُونَ

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.( Alhadid 16)

 

Renungan Santri ; Sarana Sarana Yang Menolong Supaya Bisa Meraih Kebahagian Hidup( Obat Kesedihan) الوسائل المفيدة للحياة السعيدة   Leave a comment

BIismillah

Saudaraku  Yang Budiman,
Sesungguhnya ketenangan hati dan kesenangannya serta hilangnya rasa gundah dan resah merupakan keinginan setiap orang dan dambaan setiap diri. Karena dengan demikian akan tercapai kehidupan yang tenteram, bahagia dan sejahtera. Untuk mencapai hal-hal tersebut diperlukan sarana-sarana yang bersumber dari pemahaman Agama yang benar dan bersifat nyata dan bukan sekedar angan-angan , yang kesemuanya tidak akan dapat dicapai kecuali oleh seorang mu’min dan mempunyai keyakinan  dan amal yang mantap.

Dalam Renungan kali ini akan kami nukilkan beberapa sarana penting yang dengan izin Allah seorang muslim akan bisa menggapai kebahagiaan hidup baik di dunia maupun diakhirat kelak,  In Syaa Allohu. Tentu mewujudkanya dengan semangat , kesungguhan beramal serta sabar dan ridho dari  ketentuan Alloh Aza Wajjala.

Renungan Santri : Mengingat Kematian, Cukuplah Kematian Saudara Kita Sebagai Nasehat (ذكر الموت ) Berita Kematiian Saudara Kita Yang Telah Mendahului Kita :Ummu Shofiyah dan Ustadzah Nusaibah (Putri Ustadz Bashiron Solo)   Leave a comment

Bismillah,

قال الله تعالى ” كل نفس ذائقة الموت وإنما توفون أجوركم يوم القيامة فمن زحزح عن النار وأدخل الجنة فقد فاز وما الحياة الدنيا إلا متاع الغرور ” آل عمران

Allah Ta’ala berfirman: “Setiap jiwa itu akan merasakan kematian, Sesungguhnya engkau semua itu akan dicukupkan semua pahalamu nanti pada hari kiamat. Maka barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan dalam syurga, maka orang itu benar-benar memperoleh kebahagiaan. Dan Tidaklah kehidupan dunia ini melainkan kehidupan yang menipu.” (Ali-Imran: 185)

Renungan Santri: Suasana Hati Menjelang Bulan Suci Ramadhan Yang Diberkahi رَنَا إِلَى رمضان   Leave a comment

Bismillahirohmanirahim, وَأَن تَصُومُوا خَيْرُُ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ “Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al-Baqarah: 184) Saudaraku yang budiman dan ana cintai karena Alloh Aza Wajal, Semoga di ahkir bulan sya’ban ini kita disampaikan beberapa hari lagi menuju bulan yang penuh berkah, yang denganya Allohu aza Wajal menghendaki kebaikan pada kaum muslimin untuk dikaruniai berlimpah […]

Posted 11 Juli 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

Renungan Santri : Kisah Duka Pemuda Akibat Pacaran تَوَدُّد  Leave a comment

Bismillah, Saudaraku yang budiman, Beginilah buah cinta yang dihadirkan akibat berpacaran, pacaran adalah sesuatu terlarang dalam agama ini dimana syaitan menggoda para pasangan  dari hamba yang dimabuk asmara ini seolah dunia hanya milik mereka berdua, Maka pacaran adalah sesuatu tindakan yang menyimpang dalam agama ini, mari kita perhatikan balasan bagi hamba yang berpacaran dan buah dari kisah […]

Posted 26 Mei 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

Renungan Santri: Sebab-Sebab Yang Mendatangkan Cinta Alloh (أن الأسباب عشرةالجالبة للمحبةالله)   Leave a comment

Bismillah, Saudaraku yang budiman, Setiap insan beriman menginginkan cinta sang penguasa yang maha rahman, dimana kecintaan ini tak akan diraih tanpa mengetahui dan menjalankan sebab-sebab yang mendatangkan kecintaan kepada-Nya, dengan sebab sebab tersebut Alloh Subhana wa ta’ala akan membalas kecintaan kita, tentu dengan memiliki niat yang kuat, bukti yang nyata & keistiqomahan yang teruji dalam mengamalkan […]

Posted 9 April 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

Renungan Santri:Dimanakah Akan Engaku Temukan Kebahagiaan Wahai Saudaraku ?( أيْنَ سَعَادَة )   Leave a comment

Bismillah,  مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa […]

Posted 9 April 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

Renungan Santri :Meneteskan Air Mata Karena Takut Pada Alloh Tabaroka Wa Ta’ala (البكاء من خشية الله تعالى وشوقا إليه)  Leave a comment

Bismillah, Sahabat fillah semoga Alloh senantiasa memberikan keberkahan hidup untuk selalu mensucikan dan membersihkan diri, walau memang terkadang terasa berat dan tak henti hentinya musuh kita menyerang dan menakut takuti kita dari berbagai arah : قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ […]

Posted 8 April 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

Renungan Santri : (Sebuah Renungan) Bagi Hamba Yang Lalai Dari Hakikat Tujuan Hidupnya (تَفْكِيْر )   Leave a comment

Sahabatku yang budiman, Hari berganti hari, tahun berganti tahun, tiada terasa begitu banyak hal-hal yang telah kita perbuat, sedangkan usia semakin menggiring kepada kematian, tapi tidak seorang pun dari kita yang mengetahui apakah amalannya diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala atau justru ia tertolak sehingga menjadi orang yang merugi. Pergantian tahun merupakan momen penting bagi […]

Posted 7 April 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

 

Renungan Santri : Untukmu Yang Dimabuk Cinta (عَاشِق)  1 comment

Bismillah, Saudaraku yang dirahmadti Alloh, Ketika perasaan cinta menghinggapi setiap insan, semakin lama kian terpendam, semakin dalam merasuk kedasar hati semakin tak terasa seorang pecinta ini termabukan oleh apa yang dicintai dari keduniaan, begitulah kesalahan seorang hamba dalam mencinta , saudaraku mari kita arahkan pandangan bahasan kita tentang cintanya seorag  pemuda kepada wanita yang tak […]

Posted 15 Maret 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

Renungan Santri : Hati Yang Sehat ( قَلْب سَالِم)   Leave a comment

Sahabatku Yang Budiman, Semoga Alloh curahkan hidayah tetap melekat dalam hati sanubari kita yang terdalam. Sahabat, Hati yang sehat merupakan kunci kesuksesan dalam menggapai jannah, sebagaimana indera mata yang mendapatkan cahaya lentera yang menerangi jalan dikala menelusuri tapakan kaki kehidupan menggapai tujuan, Rosul Sholollohualaihi Wassalam  Bersabda: أَلاَ وَإِنَّ  لِكُلِّ مَلِكٍ حِمًى أَلاَ وَإِنَّ حِمَى اللهِ […]

Posted 14 Maret 2012 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri —Sunting

Renungan Santri : Pohon Didalam Hati (شَجَرَة القلب)   Leave a comment

Sahabatku yang budiman, Ibnu qayim rahimahullah  berkata” Setahun adalah sebatang pohon, bulan adalah dahan-dahanya , hari adalah ranting-rantingnya dan jam adalah dedaunanya, serta setiap detik nafas adalah buahnya, siapa yang nafasnya ada dalam ketaatan maka buah pohon itu adalah manis, dan siapa yang setiap nafasnya ada dalam kedurhakaan maka pohon itu pohon yang pahit” Sedangkan […]

Posted 4 September 2011 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri— Sunting

Renungan Santri: Sandaran Hati (مَسْنَدالقلب)   Leave a comment

Sandaran Hati (مَسْنَدالقلب) Suadaraku Yang baik hati, Ketika seorang dirundung kelalaian  dan mengalihkan seluruh  perhatianya kepada sesuatu yang terlampau dia cintai berupa harta yang dimiliki, wanita cantik penggoda dan pria  yang tergoda , juga  kepada keanggkuhan diri untuk selalu dihormati dan dinomor satukan dalam kedudukan tahta  yang merupakan fatamorgana dunia ini, inilah hamba yang patut dikatakan menyandarkan hatinya kepada keduniaan.Mari kita […]

Posted 3 September 2011 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri— Sunting

Renungan Santri: Hati Yang Mati (فصل فى القلب الميت )   Leave a comment

Hati Yang Mati  ( فصل فى القلب الميت  ) والقلب الثانى: ضد هذا، وهو القلب الميت الذى لا حياة به Tipe hati yang kedua yaitu hati yang mati, yang tidak ada kehidupan di dalamnya. فهو لا يعرف ربه، ولا يعبده بأمره وما يحبه ويرضاه Ia tidak mengetahui Robnya, tidak menyembah-Nya sesuai dengan perintah yang dicintai dan diridhai-Nya. […]

Posted 3 September 2011 by Admin Ma’had Annashihah Cepu in Renungan Santri— Sunting

Posted 5 April 2012 by Admin Ma'had Annashihah Cepu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: